Skip to main content

Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo 4 Hari 3 Malam

Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo – Paket Tour Trekking Semeru Ranu Kumbolo atau Paket Trip Pendakian Gunung Semeru Ranu Kumbolo 4 Hari 3 Malam adalah program Paket Wisata Pendakian ke Puncak Gunung Semeru Mahameru dan Danau Ranu Kumbolo. Gunung Semeru  atau banyak disebut Gunung Mahameru merupakan gunung berapi aktif di Jawa timur dan merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa. Lokasi Gunung Semeru terletak di Lumajang Jawa Timur, dengan ketinggian puncak Gunung Semeru adalah, 3.676 meter dari permukaan laut ( mdpl ). Menurut legendanya Kawah Gunung yang berada di puncak Gunung Semeru terkenal dengan nama Jonggring Saloko.

Paket Semeru Tour Trekking Ranu Kumbolo 4 hari 3 malam, start trekking ke semeru dari Kota Malang (Tumpang), atau bisa melalui jalur Probolinggo (cemara lawang bromo).Dalam program Paket Wisata Semeru Trekking dan Ranu Kumbolo ini,1 malam camping di Kalimati Base camp dan 1 malam camping di Ranu Kumbolo yang merupakan danau alami di lereng Gunung Semeru Mahameru.

Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo

Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo | Paket Tour Pendakian Semeru Trekking Ranu KumboloPaket Wisata Gunung Semeru Ranu Kumbolo 4 Hari 3 Malam kami rangkai khusus untuk Anda yang baru pertama kami melakukan pendakian ke gunung semeru,karena biasanya untuk standart waktu trekking dan pendakian semeru adalah 3 hari 2 malam.

Jadwal dan Itinerary Paket Trekking Semeru Ranu Kumbolo Tour adalah sbb:
Hari 1: Malang – Tumpang
Penjemputan di Stasiun Malang, Langsung menuju desa Tumpang dan mengurus surat ijin pendakian Gunung Semeru. Istirahat dan persiapan untuk memulai pendakian esok hari.
Hari 2 : Ranu Pane – Ranu Kumbolo – Kalimati
Setelah segala persiapan sudah selesai di desa Ranu Pane selanjutnya start trekking ke Ranu Kumbolo (2400 mdpl) kurang lebih 4-5 jam, tiba di ranu kumbolo istirahat dan Makan siang. Dilanjutkan perjalanan menuju Kalimati sekitar 4 jam. Istirahat dan camping disini
Hari 3 : Puncak Semeru (3676 mdpl) – Ranu Kumbolo
Ini merupakan hari yang dinanti dalam Paket Trekking Semeru. Sekitar pukul 02.00 setelah makan pagi,persiapan menuju ke puncak Gunung Mahameru (3676 mdpl) dengan di temani guide atau porter dari tim kami, diusahakan sebelum matahari terbit sudah tiba di puncak. Menikmati keindahan dan keagungan puncak Gunung Semeru turun kembali menuju ke Arcopodho, istirahat makan pagi. Melanjutkan perjalanan kembali ke Ranu Kumbolo (2400m) dan makan siang serta bermalam disini
Hari 4 : Ranu Kumbolo – Ranupane – Malang/Surabaya
Bangun pagi hari dan menikmati sunrise serta pemandangan alam sekitar.Setelah puas berkemas dan lanjut ke Ranu Pane. Tiba di Ranu pane persiapan kembali ke Surabaya/ Malang. Setelah tiba di Surabaya /Malang program Paket Trekking Semeru Ranukumbolo Tour berakhir.

Harga Paket Trekking Semeru Tour 4 Hari 3 Malam : Kontak Kami

Fasilitas Paket Trekking Semeru Tour :
– Privat Transport
– Jeep
– Penginapan 1 malam di Ranupane
– Logistik selama perjalanan Paket Trekking Semeru
– Guide
– Porter
– Makan sesuai program
– Peralatan camping dan masak
– Tiket masuk Semeru
– P3K
– Asuransi

Harga tidak termasuk :
* Pengeluaran pribadi

Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo 4 Hari 3 Malam

Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo adalah program pendakian / trekking tour ke objek terbaik di gunung semeru.Adapun beberapa pilihan rangkaian program paket yang berkaitan dengan Paket Wisata Semeru Ranu Kumbolo 4 Hari 3 Malam.

Paket Gunung Bromo Semeru Trekking Tour 4 Hari 3 Malam

Paket Gunung Bromo Semeru Trekking Tour -Tour Pendakian Gunung Semeru Bromo atau Paket Trip Semeru Bromo 4 Hari 3 Malam adalah program adventure Tour Trekking Pendakian Gunung Semeru Bromo di Jawa Timur yang terdapat di Taman Nasional Gunung Bromo Tengger Semeru.

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Jawa Timur selain sangat populer dengan Wisata Gunung Bromo juga masih terdapat Gunung Favorit Pendakian Gunung Semeru yang merupakan Gunung Tertinggi di Pulau Jawa.Untuk Paket Tour Gunung Semeru Trekking biasanya hanya memerlukan waktu 3 hari 2 malam,namun jika di gabung dengan Paket Wisata Bromo dan Gunung Semeru Mahameru menjadi 4 hari 3 malam.

Paket Wisata Pendakian Gunung Bromo Semeru Trekking Tour

Paket Gunung Bromo Semeru Trekking Tour

Seperti apa detail perjalanan dan kegiatan dalam program Paket Gunung Bromo Semeru Trekking Tour 4 Hari 3 Malam,silahkan simak ulasannya dibawah ini.

Jadwal dan Itinerary Paket Trekking Semeru Bromo Tour 4D3N adalah sbb:
Hari 1: Surabaya – Kota Malang – Tumpang
Penjemputan di Bandara,Stasiun,Hotel Surabaya, Langsung menuju Kota Malang, memasuki desa Tumpang chek in Penginapan dan mengurus surat ijin pendakian Gunung Semeru. Istirahat dan persiapan untuk menuju Ranu Pane esok hari.
Hari 2 : Tumpang – Ranu Pane – Ranu Kumbolo – Kalimati
Setelah segala persiapan sudah selesai, termasuk makan pagi. Dengan kendaraan Jip Hartop menuju Ranu Pane. Perjalanan kurang lebih 2 jam , setelah tiba di desa Ranu Pane istirahat sejenak dan pengecekan barang bawaan . Selanjutnya start trekking ke Ranu Kumbolo (2400 mdpl) kurang lebih 5 jam, tiba di ranu kumbolo istirahat dan Makan siang. Dilanjutkan perjalanan menuju Kalimati sekitar 4 jam. Istirahat dan camping disini
Hari 3 : Puncak Semeru (3676 mdpl) – Ranu Kumbolo – Ranu Pane – Cemoro Lawang Bromo
Ini merupakan hari yang dinanti dalam Paket Trekking Semeru. Sekitar pukul 02.00 setelah makan pagi,persiapan menuju ke puncak Gunung Mahameru (3676 mdpl) dengan di temani guide atau porter dari tim kami, diusahakan sebelum matahari terbit sudah tiba di puncak. Menikmati keindahan dan keagungan puncak Gunung Semeru turun kembali menuju ke Arcopodho, istirahat makan pagi. Melanjutkan perjalanan kembali ke Ranu Kumbolo (2400m) dan makan siang, lanjutke Ranu Pane dan dengan Jiip menuju Cemara lawang Bromo. Tiba di kawasan Obyek wisata Bromo sore hari, bermalam di Penginapan / Hotel di Bromo dan istirahat.
Hari 4 : Bromo Tour (Penanjakan Bromo Sunrise Tour – Kawah Bromo) – Surabaya/Malang
Bromo tour dimulai sekitar jam 03.30 dini pagi hari di jemput ke Hotel dengan Jeep untuk menuju Penanjakan menikmati matahari terbit, dilanjutkan ke Kawah Bromo, setelah puas kembali ke Hotel, mandi, makan pagi, persiapan,berkemas dan setelah chek out. Transfer ke Surabaya/Malang dan program paket wisata dan tour selesai.

Paket Wisata Bromo Semeru Trekking Tour 4 Hari 3 Malam

Paket Gunung Bromo Semeru Trekking Tour yang kami tawarkan sudah meliputi semua akomodasi yang diperlukan dalam perjalanan wisatanya.Untuk lebih detail tentang harga dan fasilitas Paket Gunung Bromo Semeru Trekking Tour 4 hari 3 malam silahkan hubungi melalui kontak kami di sidebar kiri blog.

Artiket Terkait Tentang Paket Wisata Semeru Bromo Tour :

Pendakian Gunung Semeru Mahameru

Pendakian Gunung Semeru bisa ditempuh dengan rute dan jalur pendakian gunung semeru dari kota Malang – tumpang – ranu pane – ranu kumbolo atau jika melalui rute kota surabaya- cemara lawang probolinggo – ranu pane – ranu kumbolo dan untuk pendakian ke gunung semeru diperlukan waktu sekitar dua sampai empat hari untuk mencapai puncak tertinggi Gunung Semeru Mahameru.

Gunung Semeru menjadi primadona wisata pendakian dan trekking karena selain gunung semeru adalah gunung tertinggi di pulau jawa juga memiliki keindahan alam yang tersebar di sepanjang jalur dan rute perjalanan menuju puncak gunung semeru yang bisa anda nikmati.

Pendakian Gunung Semeru

Rute Dan Jalur Pendakian Puncak Gunung Semeru Mahameru

Rute & Jalur Pendakian Gunung Semeru Mahameru

Rute Pendakian Gunung Semeru dari terminal kota malang kita naik angkutan umum menuju desa Tumpang. Disambung lagi dengan Jip atau Truk Sayuran yang banyak terdapat di belakang pasar terminal Tumpang dengan biaya per orang Rp.20.000,- hingga Pos Ranu Pani.

Sebelumnya kita mampir di Gubugklakah untuk memperoleh surat izin, dengan perincian, biaya surat izin Rp.6.000,- untuk maksimal 10 orang, Karcis masuk taman Rp.2.000,- per orang, Asuransi per orang Rp.2.000,-

Dengan menggunakan Truk sayuran atau Jip perjalanan dimulai dari Tumpang menuju Ranu Pani, desa terakhir di kaki semeru. Di sini terdapat Pos pemeriksaan, terdapat juga warung dan pondok penginapan. Bagi pendaki yang membawa tenda dikenakan biaya Rp 20.000,-/tenda dan apabila membawa kamera juga dikenakan biaya Rp 5.000,-/buah. Di pos ini pun kita dapat mencari porter (warga lokal untuk membantu menunjukkan arah pendakian, mengangkat barang dan memasak). Pendaki juga dapat bermalam di Pos penjagaan. Di Pos Ranu Pani juga terdapat dua buah danau yakni Ranu Pani (1 ha) dan Ranu Regulo (0,75 ha). Terletak pada ketinggian 2.200 mdpl.

Setelah sampai di gapura “selamat datang”, perhatikan terus ke kiri ke arah bukit, jangan mengikuti jalanan yang lebar ke arah kebun penduduk. Selain jalur yang biasa dilewati para pendaki, juga ada jalur pintas yang biasa dipakai para pendaki lokal, jalur ini sangat curam.

Jalur awal landai, menyusuri lereng bukit yang didominasi dengan tumbuhan alang-alang. Tidak ada tanda penunjuk arah jalan, tetapi terdapat tanda ukuran jarak pada setiap 100m. Banyak terdapat pohon tumbang, dan ranting-ranting diatas kepala.

Setelah berjalan sekitar 5 km menyusuri lereng bukit yang banyak ditumbuhi bunga edelweis, lalu akan sampai di Watu Rejeng. Di sini terdapat batu terjal yang sangat indah. Pemandangan sangat indah ke arah lembah dan bukit-bukit, yang ditumbuhi hutan cemara dan pinus. Kadang kala dapat menyaksikan kepulan asap dari puncak semeru. Untuk menuju Ranu Kumbolo masih harus menempuh jarak sekitar 4,5 Km.

Di Ranu Kumbolo dapat didirikan tenda. Juga terdapat pondok pendaki (shelter). Terdapat danau dengan air yang bersih dan memiliki pemandangan indah terutama di pagi hari dapat menyaksikan matahari terbit disela-sela bukit. Banyak terdapat ikan, kadang burung belibis liar. Ranu Kumbolo berada pada ketinggian 2.400 m dengan luas 14 ha.

Dari Ranu Kumbolo sebaiknya menyiapkan air sebanyak mungkin. Meninggalkan Ranu Kumbolo kemudian mendaki bukit terjal, dengan pemandangan yang sangat indah di belakang ke arah danau. Di depan bukit terbentang padang rumput yang luas yang dinamakan oro-oro ombo. Oro-oro ombo dikelilingi bukit dan gunung dengan pemandangan yang sangat indah, padang rumput luas dengan lereng yang ditumbuhi pohon pinus seperti di Eropa. Dari balik Gn. Kepolo tampak puncak Gn. Semeru menyemburkan asap wedus gembel.

Selanjutnya memasuki hutan cemara di mana kadang dijumpai burung dan kijang. Daerah ini dinamakan Cemoro Kandang.

Pos Kalimati berada pada ketinggian 2.700 m, disini dapat mendirikan tenda untuk beristirahat. Pos ini berupa padang rumput luas di tepi hutan cemara, sehingga banyak tersedia ranting untuk membuat api unggun.

Terdapat mata air Sumber Mani, ke arah barat (kanan) menelusuri pinggiran hutan Kalimati dengan menempuh jarak 1 jam pulang pergi. Di Kalimati dan di Arcopodo banyak terdapat tikus gunung.

Untuk menuju Arcopodo berbelok ke kiri (Timur) berjalan sekitar 500 meter, kemudian berbelok ke kanan (Selatan) sedikit menuruni padang rumput Kalimati. Arcopodo berjarak 1 jam dari Kalimati melewati hutan cemara yang sangat curam, dengan tanah yang mudah longsor dan berdebu. Dapat juga kita berkemah di Arcopodo, tetapi kondisi tanahnya kurang stabil dan sering longsor. Sebaiknya menggunakan kacamata dan penutup hidung karena banyak abu beterbangan. Arcopodo berada pada ketinggian 2.900m, Arcopodo adalah wilayah vegetasi terakhir di Gunung Semeru, selebihnya akan melewati bukit pasir.

Dari Arcopodo menuju puncak Semeru diperlukan waktu 3-4 jam, melewati bukit pasir yang sangat curam dan mudah merosot. Sebagai panduan perjalanan, di jalur ini juga terdapat beberapa bendera segitiga kecil berwarna merah. Semua barang bawaan sebaiknya tinggal di Arcopodo atau di Kalimati. Pendakian menuju puncak dilakukan pagi-pagi sekali sekitar pukul 02.00 pagi dari Arcopodo.

Siang hari angin cendurung ke arah utara menuju puncak membawa gas beracun dari Kawah Jonggring Saloka.

Jalur Pendakian Gunung Semeru Waktu Terbaik

Jalur Pendakian Gunung Semerusebaiknya dilakukan pada musim kemarau yaitu antara bulan Juni, Juli, Agustus, dan September. Sebaiknya tidak mendaki pada bulan desember – maret karena memasuki musim hujan yang sering terjadi badai dan tanah longsor dan kadang untuk periode setelah musim hujan (februari – mei) pengelola taman nasional bromo semeru menutup total Jalur Pendakian Gunung Semeru Mahameru karena dalam pemulihan lokasi,penghijauan atau reboisasi.

Artiket Terkait Tentang Jalur,Rute Pendakian dan Trekking Gunung Semeru :

Gunung Semeru Mahameru Tertinggi Di Pulau Jawa

Gunung Semeru Mahameru adalah gunung api aktif yang menjadi gunung paling tinggi di Pulau Jawa, dengan nama puncak gunung dinamakan Puncak Mahameru dengan ketinggian 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl) dan Kawah yang berada di puncak Gunung Semeru dikenal dengan sebutan Jonggring Saloko.

Obyek Wisata Gunung Semeru merupakan pilihan terbaik di Jawa sebagai obyek untuk tour dan wisata pendakian dan trekking gunung di pulau jawa karena selain menjadi gunung tertinggi di pulau jawa,gunung semeru juga banyak menyimpan keindahan alam lainnya yang bisa anda nikmati ketika berkunjung di gunung semeru mahameru.

Gunung Semeru Mahameru

Gunung Semeru Mahameru

Sejarah Gunung Semeru Mahameru menurut adat istiadat dan kepercayaan masyarakat suku Jawa yang ditulis dan berada pada kitab kuna Tantu Pagelaran yang berasal dari abad ke-15, pada dahulu kala Pulau Jawa mengambang di lautan luas, terombang-ambing dan senantiasa berguncang. Para Dewa memutuskan untuk memakukan Pulau Jawa dengan cara memindahkan Gunung Meru di India ke atas Pulau Jawa.Dewa Wisnu menjelma menjadi seekor kura-kura raksasa menggendong gunung itu dipunggungnya, sementara Dewa Brahma menjelma menjadi ular panjang yang membelitkan tubuhnya pada gunung dan badan kura-kura sehingga gunung itu dapat diangkut dengan aman.

Gunung Semeru Mahameru Sejarah Dan Legenda

Dewa-Dewa tersebut meletakkan gunung itu di atas bagian pertama pulau yang mereka temui, yaitu di bagian barat Pulau Jawa. Tetapi berat gunung itu mengakibatkan ujung pulau bagian timur terangkat ke atas. Kemudian mereka memindahkannya ke bagian timur pulau Jawa. Ketika gunung Meru dibawa ke timur, serpihan gunung Meru yang tercecer menciptakan jajaran pegunungan di pulau Jawa yang memanjang dari barat ke timur. Akan tetapi ketika puncak Meru dipindahkan ke timur, pulau Jawa masih tetap miring, sehingga para dewa memutuskan untuk memotong sebagian dari gunung itu dan menempatkannya di bagian barat laut. Penggalan ini membentuk Gunung Pawitra, yang sekarang dikenal dengan nama Gunung Pananggungan, dan bagian utama dari Gunung Meru, tempat bersemayam Dewa Shiwa, sekarang dikenal dengan nama Gunung Semeru Mahameru. Pada saat Sang Hyang Siwa datang ke pulau jawa dilihatnya banyak pohon Jawawut, sehingga pulau tersebut dinamakan Jawa.

Lingkungan geografis pulau Jawa dan Bali memang cocok dengan lambang-lambang agama Hindu. Dalam agama Hindu ada kepercayaan tentang Gunung Meru, Gunung Meru dianggap sebagai rumah tempat bersemayam dewa-dewa dan sebagai sarana penghubung di antara bumi (manusia) dan Kayangan. Banyak masyarakat Jawa dan Bali sampai sekarang masih menganggap gunung sebagai tempat kediaman Dewata, Hyang, dan mahluk halus.

Menurut orang Bali Gunung Semeru Mahameru dipercayai sebagai Bapak Gunung Agung di Bali dan dihormati oleh masyarakat Bali. Upacara sesaji kepada para dewa-dewa Gunung Mahameru dilakukan oleh orang Bali. Betapapun upacara tersebut hanya dilakukan setiap 8-12 tahun sekali hanya pada waktu orang menerima suara gaib dari dewa Gunung Mahameru. Selain upacara sesaji itu orang Bali sering datang ke daerah Gua Widodaren untuk mendapat Tirta suci.

Gunung Semeru Mahameru Iklim Geografis

Gunung ini masuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Taman Nasional ini terdiri dari pegunungan dan lembah seluas 50.273,3 Hektar. Terdapat beberapa gunung di dalam Kaldera Gn.Tengger antara lain; Wisata Gunung Bromo (2.392m) Gn. Batok (2.470m) Gn.Kursi (2,581m) Gn.Watangan (2.662m) Gn.Widodaren (2.650m). Terdapat empat buah danau (ranu): Ranu Pani, Ranu Regulo, Ranu Kumbolo dan Ranu Darungan.

Flora yang berada di wilayah Gunung Semeru Mahameru beraneka ragam jenisnya tetapi banyak didominir oleh pohon cemara, akasia, pinus, dan jenis Jamuju. Sedangkan untuk tumbuhan bawah didominir oleh Kirinyuh, alang-alang, tembelekan, harendong dan Edelwiss putih, Edelwiss yang banyak terdapat di lereng-lereng menuju puncak Semeru. Dan juga ditemukan beberapa jenis anggrek endemik yang hidup di sekitar Semeru Selatan.

Karena keistimewaan gunung semeru mahameru itulah menjadikan banyak sekali turis lokal maupun luar negeri yang datang tiap tahunnya untuk menikmati dan menaklukkan kegagahan Gunung Semeru Mahameru Tertinggi Di Pulau Jawa.Untuk pendakian gunung semeru mahameru ini sebaiknya pada bulan juni sampai oktober karena demi keamanan dan juga daat bulan tersebut memasuki musim kemarau di Indonesia

Artiket Terkait Tentang  Gunung Semeru Mahameru :